Kementerian Kesehatan Republik Indonesia melaporkan lonjakan kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di tujuh provinsi yang terdampak kebakaran hutan dan lahan. Berdasarkan data periode Agustus hingga 21 September, tercatat sebanyak 174.694 kasus ISPA, dengan 40.363 di antaranya dialami oleh balita. Pihak kementerian menyatakan bahwa angka ini menunjukkan peningkatan dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya di 63 kabupaten dan kota. Sebagai langkah mitigasi, pemerintah telah melakukan pemantauan kualitas udara, memberikan edukasi kepada masyarakat, serta mengeluarkan rekomendasi pembelajaran jarak jauh bagi sekolah di wilayah terdampak. Fasilitas kesehatan di daerah terkait juga telah disiagakan untuk menangani pasien yang membutuhkan perawatan medis akibat paparan asap kebakaran.
Source : CNN Indonesia
Photo : CNN Indonesia


