Menteri Kebudayaan Fadli Zon bertemu dengan Direktur Jenderal WIPO Daren Tang di Jenewa untuk membahas penguatan perlindungan kekayaan intelektual berbasis budaya. Fokus utama diskusi mencakup pelindungan pengetahuan tradisional, ekspresi budaya, dan kekayaan intelektual komunal. Pemerintah Indonesia menekankan bahwa langkah ini krusial bagi pelestarian identitas budaya serta pengembangan ekonomi kreatif. Melalui Kementerian Kebudayaan, Indonesia telah menyusun regulasi dan program seperti Gelar Aksi Kekayaan Intelektual untuk memfasilitasi pendaftaran hak cipta dan merek bagi komunitas. WIPO menyambut baik inisiatif tersebut dan berkomitmen untuk mendukung peningkatan kapasitas serta pengembangan sistem dokumentasi data nasional. Kerja sama ini diharapkan mampu menciptakan model komersialisasi yang adil bagi masyarakat pemilik warisan budaya, sekaligus mempercepat integrasi data warisan budaya takbenda ke dalam sistem nasional yang lebih komprehensif.
Source : Detik
Photo : Detik


