Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil Lahadalia, menyatakan bahwa proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) di Balikpapan telah mencapai tahap penyelesaian 99 persen. Saat ini, fokus pengerjaan beralih pada penyesuaian teknis akhir sebelum kilang beroperasi secara optimal. Pemerintah menjamin ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) nasional tetap terjaga, dengan stok Pertalite mencukupi hingga 18 hari dan jenis BBM lainnya di atas 20 hari. Selain itu, Pertamina diinstruksikan untuk memperketat pengawasan distribusi BBM subsidi guna mencegah penimbunan. Meskipun terdapat kendala logistik akibat pendangkalan sungai di Kalimantan Barat, distribusi tetap berjalan melalui skema penyimpanan terapung. Proyek strategis senilai Rp126 triliun ini diharapkan mampu memenuhi hingga 25 persen kebutuhan BBM dalam negeri, sekaligus menekan ketergantungan terhadap impor sesuai dengan visi pemerintah.
Source : Antara News
Photo : Antara News
Aussi couvert par : Antara News


