Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan bahwa kabut asap yang menyelimuti Aceh berasal dari kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan serta wilayah tengah dan selatan Sumatera. Meskipun terdapat tiga titik panas kategori sedang di Lhokseumawe, kualitas udara di Aceh masih berada dalam rentang baik hingga sedang. Namun, kabut asap tersebut berdampak pada penurunan jarak pandang di sejumlah bandara di Aceh, seperti di Blangkejeren yang hanya mencapai 1.000 meter. BMKG mengimbau warga untuk membatasi aktivitas luar ruangan dan mengenakan masker. Secara nasional, kondisi udara terburuk tercatat di Kalimantan Tengah dengan kategori berbahaya. Asap dari kebakaran ini bahkan dilaporkan telah melintasi batas negara menuju Malaysia dan Singapura. Pihak berwenang terus memantau perkembangan titik panas dan kualitas udara di berbagai daerah terdampak.
Source : CNN Indonesia
Photo : CNN Indonesia


