Angkatan Bersenjata Israel memulai latihan militer skala besar di sekitar kota Eilat dan Lembah Arava yang berbatasan dengan Yordania. Dipimpin oleh Divisi ke-80, kegiatan ini dirancang untuk mensimulasikan respons terhadap serangan mendadak serta upaya penyusupan melalui jalur darat, laut, maupun udara. Pihak militer menyatakan bahwa latihan ini bertujuan meningkatkan kesiapan pertahanan di area permukiman serta mengevaluasi kemampuan operasional pasukan berdasarkan pengalaman keamanan sebelumnya. Aktivitas yang melibatkan pergerakan personel, pesawat, dan kapal angkatan laut ini direncanakan berlangsung selama beberapa hari. Langkah ini diambil menyusul adanya kekhawatiran terkait potensi ancaman penyusupan di perbatasan timur Israel, termasuk insiden yang sempat terjadi di kawasan Eilat beberapa bulan lalu. Hingga saat ini, pemerintah Yordania belum memberikan tanggapan resmi terkait pelaksanaan latihan militer tersebut.
Source : Detik
Photo : Detik



