Badan Geologi Kementerian ESDM memberikan klarifikasi terkait kekhawatiran masyarakat mengenai aktivitas erupsi beberapa gunung berapi di Indonesia secara bersamaan. Pihak otoritas menegaskan bahwa fenomena ini merupakan kejadian alami karena posisi geografis Indonesia yang berada di Cincin Api Pasifik dengan jumlah gunung aktif yang banyak. Erupsi yang terjadi pada waktu yang sama tidak saling berkaitan atau memicu satu sama lain. Setiap gunung memiliki karakteristik unik, dan erupsi tidak selalu berarti bencana skala besar. Selain itu, Badan Geologi menyoroti perubahan aktivitas pada Gunung Anak Krakatau yang kini memasuki fase letusan strombolian setelah periode erupsi menerus berakhir. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang, mematuhi rekomendasi radius bahaya yang ditetapkan, serta terus memantau informasi resmi terkait perubahan signifikan aktivitas vulkanik di wilayah masing-masing.
Source : Detik
Photo : Detik


