Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, memberikan peringatan keras kepada Amerika Serikat terkait potensi serangan balasan terhadap aset energi milik AS di wilayah Teluk dan Selat Hormuz. Pernyataan ini muncul sebagai respons atas serangan militer AS terhadap kapal tanker minyak Iran di Pulau Kharg. Ghalibaf menegaskan bahwa infrastruktur minyak dan gas Amerika di kawasan tersebut sangat rentan terhadap aksi balasan Teheran. Ketegangan ini terjadi di tengah konflik yang telah berlangsung selama enam bulan, yang berdampak pada kenaikan harga minyak global. Sebelumnya, Komandan CENTCOM Laksamana Brad Cooper dan Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth menyatakan kesiapan militer AS untuk menghancurkan armada tanker Iran jika serangan terhadap kapal-kapal Amerika terus berlanjut. Hingga saat ini, belum terlihat adanya upaya diplomatik yang signifikan untuk meredakan ketegangan di jalur pelayaran vital tersebut.
Source : Detik
Photo : Detik



