Dinas Kesehatan Pandeglang melaporkan lonjakan penderita infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) yang kini mencapai 2.107 kasus. Peningkatan ini dipicu oleh paparan abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau yang menyelimuti wilayah tersebut selama akhir pekan. Kepala Dinas Kesehatan Pandeglang, Eni Yati, menyatakan bahwa kelompok anak-anak menjadi yang paling rentan terdampak oleh kondisi ini, meskipun lansia dan orang dewasa juga turut terpengaruh. Selain faktor abu vulkanik, buruknya kualitas udara dan penyebaran virus berkontribusi pada tingginya angka penderita. Pihak otoritas kesehatan setempat mengimbau masyarakat untuk senantiasa mengenakan masker saat beraktivitas di luar ruangan guna meminimalisir risiko kesehatan. Saat ini, ISPA tercatat sebagai salah satu dari sepuluh penyakit yang paling sering diderita warga di pusat layanan kesehatan masyarakat setempat.
Source : Detik
Photo : Detik
Aussi couvert par : Detik


