Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Setyo Budiyanto, menyatakan bahwa perilaku koruptif sering kali berakar dari tindakan sepele yang dinormalisasi dalam kehidupan sehari-hari. Dalam acara peluncuran Indeks Integritas Pendidikan di Jakarta, Setyo menyoroti praktik kecurangan seperti menyontek atau menggunakan jasa joki sebagai contoh awal yang dapat berkembang menjadi masalah sistemik. Ia memperingatkan bahwa jika kebiasaan tidak jujur ini dibiarkan, individu akan kehilangan kemampuan membedakan antara perbuatan baik dan buruk, yang ia ibaratkan sebagai sosok monster. Oleh karena itu, KPK menekankan pentingnya pendidikan antikorupsi sejak dini di lingkungan sekolah sebagai langkah preventif. Setyo berharap fokus pada pencegahan ini dapat mengubah budaya integritas di Indonesia, sehingga praktik korupsi tidak lagi menjadi fenomena gunung es yang sulit diberantas melalui penegakan hukum semata.
Source : Detik
Photo : Detik


