Provinsi Gorontalo saat ini mengalami penurunan kualitas udara yang dikategorikan tidak sehat. Berdasarkan pemantauan BMKG Stasiun Meteorologi Djalaluddin, kondisi ini disebabkan oleh kabut asap yang berasal dari kebakaran hutan dan lahan di wilayah Papua serta Kalimantan. Citra satelit menunjukkan bahwa asap dari Papua menjadi kontributor utama penyebaran kabut di wilayah tersebut. Menanggapi situasi ini, Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo mengeluarkan imbauan kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Warga diminta untuk membatasi aktivitas di luar ruangan, menghindari paparan asap secara langsung, dan mengenakan masker yang sesuai saat harus beraktivitas di luar rumah. Langkah pencegahan ini ditekankan terutama bagi kelompok masyarakat yang rentan terhadap gangguan kesehatan akibat polusi udara. Pihak berwenang terus memantau perkembangan titik panas dan kualitas udara di wilayah tersebut untuk memitigasi dampak kesehatan lebih lanjut bagi penduduk setempat.
Source : CNN Indonesia
Photo : CNN Indonesia


