Anggota Komisi XIII DPR RI, Marinus Gea, mengkritik pengawasan imigrasi yang dinilai belum efektif meski telah terjadi pergantian pejabat dan pembaruan sistem. Dalam kunjungan kerja di Bandara Soekarno-Hatta, ia menekankan perlunya membongkar jaringan sindikat perdagangan orang hingga ke akar-akarnya, bukan sekadar menggagalkan keberangkatan. Marinus juga menyoroti potensi intervensi terhadap petugas lapangan yang dapat meloloskan individu bermasalah. Selain itu, ia menyoroti banyaknya warga asing yang menyalahgunakan visa kunjungan untuk bekerja di Indonesia, sementara warga negara Indonesia di luar negeri justru rentan menjadi korban eksploitasi. Menurutnya, teknologi canggih seperti autogate akan sia-sia tanpa integritas petugas dan keberanian untuk menolak segala bentuk tekanan pihak luar. Negara diminta lebih tegas dalam melindungi kepentingan warga negaranya baik di dalam maupun luar negeri.
Source : Detik
Photo : Detik


