Dalam acara Anugerah Dewan Pers 2026, Dedi Mulyadi mendesak Dewan Pers untuk memverifikasi identitas media dan jurnalis agar pers kembali menjadi sumber informasi yang kredibel. Ia menyoroti tantangan ekonomi yang dihadapi media profesional, yang sering kali kalah bersaing dengan konten media sosial yang tidak terikat etika maupun hukum. Menurutnya, fenomena ini memicu glorifikasi kebebasan yang tidak bertanggung jawab dan berpotensi merusak peradaban. Mulyadi menekankan bahwa jurnalisme harus mengutamakan objektivitas dan integritas untuk mendukung kualitas demokrasi serta kecerdasan bangsa. Ia juga mengkritik penggunaan pers untuk kepentingan pribadi yang merusak citra profesi. Sebagai bentuk kepedulian, Mulyadi memberikan santunan sebesar Rp50 juta kepada keluarga jurnalis yang hilang saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau.
Source : CNN Indonesia
Photo : CNN Indonesia


