Kementerian Haji dan Umrah menginstruksikan seluruh Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) untuk memberikan perlindungan maksimal bagi jemaah yang terjebak di Arab Saudi. Situasi ini dipicu oleh penutupan bandara akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Puji Raharjo, menegaskan bahwa PPIU wajib memastikan jemaah mendapatkan informasi penerbangan yang akurat serta layanan dasar seperti akomodasi dan konsumsi selama masa tunggu. Selain itu, pihak penyelenggara diminta untuk terus berkoordinasi dengan maskapai dan otoritas terkait guna memantau perkembangan situasi. Bagi jemaah yang belum berangkat, kementerian mengimbau PPIU untuk menunda keberangkatan hingga kondisi penerbangan dinyatakan aman. Prioritas utama pemerintah adalah memastikan tidak ada jemaah yang terabaikan selama masa penundaan perjalanan ini.
Source : CNN Indonesia
Photo : CNN Indonesia


