Partai Gerindra berencana membahas polemik terkait ijazah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam rapat fraksi setelah masa reses DPR RI berakhir. Ketua Majelis Kehormatan Gerindra, Habiburokhman, menyatakan bahwa sikap resmi partai akan dirumuskan pada pembukaan masa sidang tanggal 10 November 2026. Sebelumnya, juru bicara Gerindra, Sugiat Santoso, mendesak Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah serta KPU untuk memberikan klarifikasi terbuka mengenai putusan Mahkamah Agung terkait surat keterangan penyetaraan ijazah tersebut. Polemik ini muncul setelah adanya putusan hukum yang mempertanyakan validitas syarat pendidikan Gibran saat mencalonkan diri dalam Pilpres 2024. Sejumlah partai politik lain, termasuk PKB, PDIP, Demokrat, dan Golkar, juga tengah menanggapi isu ini dengan melakukan kajian mendalam terhadap konsekuensi hukum dan konstitusional yang mungkin timbul dari putusan pengadilan tersebut.
Source : CNN Indonesia
Photo : CNN Indonesia


