Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menyoroti tantangan signifikan dalam penanganan kebakaran di dek kendaraan kapal feri. Ketua KNKT, Soerjanto Tjahjono, menjelaskan bahwa kru sering kesulitan membentangkan selang pemadam karena padatnya kendaraan yang terparkir, menghalangi akses ke sistem hidran. Situasi ini membuat api menyebar cepat dan sulit dikendalikan. Berdasarkan pengamatan dari simulasi tanggap darurat, KNKT mengusulkan perancangan ulang jalur hidran. Mereka menyarankan agar sistem hidran dipindahkan dari area bawah ke jalur atas (overhead) untuk memudahkan kru menjangkau peralatan keselamatan saat kondisi darurat. KNKT mengajak regulator, Biro Klasifikasi Indonesia, dan operator kapal untuk berdiskusi mengenai desain ulang ini. Tujuannya adalah memastikan peralatan keselamatan dapat digunakan secara efektif, mencegah korban jiwa, dan meningkatkan kesiapan menghadapi insiden yang lebih kompleks di masa depan.
Source : Detik
Photo : Detik


