Pemerintah Kenya resmi memperkenalkan Rencana Kesiapsiagaan dan Tindakan Antisipatif Sektor Peternakan Nasional dengan alokasi dana sebesar 16,2 juta dolar AS. Inisiatif ini bertujuan melindungi para peternak dari potensi dampak buruk fenomena El Nino yang diprediksi akan memicu curah hujan tinggi dan banjir. Sekretaris Kabinet Pertanian, Mutahi Kagwe, menyatakan bahwa langkah proaktif ini diambil untuk menghindari kerugian besar seperti yang terjadi pada tahun 2023 dan 2024, di mana bencana alam merusak infrastruktur serta memicu penyebaran penyakit ternak. Program ini akan difokuskan pada 24 wilayah dengan kepadatan ternak tinggi guna menjaga rantai pasok pangan dan menekan biaya pemulihan pascabencana. Melalui strategi ini, pemerintah berupaya memastikan para penggembala memiliki kesiapan yang lebih baik dalam menghadapi ancaman cuaca ekstrem di masa depan.
Source : Antara News
Photo : Antara News


