Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, memberikan klarifikasi terkait namanya yang tercantum dalam buku berjudul Islam ala Prabowo. Yusril menegaskan bahwa ia tidak menulis artikel tersebut secara langsung, melainkan hanya melalui proses wawancara dengan tim penyusun sebelum ia menjabat sebagai menteri. Ia mengaku tidak terlibat dalam penggagasan, pendanaan, maupun penentuan judul buku yang sempat memicu perdebatan di media sosial. Yusril menyatakan bahwa ia tidak pernah melihat naskah hasil wawancara sebelum buku diterbitkan, namun ia merasa puas dengan hasil akhirnya dan siap mempertanggungjawabkan pandangannya secara akademik. Ia juga menyoroti kecenderungan masyarakat yang sering memberikan penilaian hanya berdasarkan judul tanpa membaca isi buku secara menyeluruh. Buku tersebut diluncurkan pada Agustus 2025 dan melibatkan sejumlah tokoh nasional dalam penyusunannya.
Source : CNN Indonesia
Photo : CNN Indonesia


