Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan sebanyak 1.730 peristiwa bencana alam terjadi di Indonesia sejak awal tahun hingga 7 September 2026. Data tersebut mencakup berbagai bencana hidrometeorologi seperti kebakaran hutan, banjir, cuaca ekstrem, tanah longsor, kekeringan, serta gelombang pasang. Selain itu, terdapat pula kejadian bencana geologi berupa gempa bumi dan erupsi gunung berapi yang tersebar di seluruh provinsi. Dampak dari rangkaian bencana ini menyebabkan kerusakan pada 111.533 unit rumah warga dengan berbagai tingkat keparahan. Fasilitas publik pun tidak luput dari kerusakan, termasuk ribuan unit sekolah, ratusan rumah ibadah, serta fasilitas kesehatan dan jembatan. Untuk menangani situasi ini, BNPB mengalokasikan anggaran total sebesar Rp 1,082 triliun, yang mencakup dana operasional serta dukungan untuk rehabilitasi dan rekonstruksi rumah warga yang terdampak.
Source : Detik
Photo : Detik


