Pemerintah Lithuania menyatakan bahwa insiden dugaan drone misterius yang sempat mengganggu operasional Bandara Vilnius pada Minggu (13/9) ternyata disebabkan oleh sekumpulan burung. Penampakan tersebut sebelumnya memicu kewaspadaan tinggi hingga memaksa NATO mengerahkan jet tempur dari pangkalan Siauliai untuk melakukan identifikasi visual. Pusat Manajemen Krisis Nasional Lithuania menjelaskan bahwa radar sering kali sulit membedakan antara kawanan burung dan drone. Setelah proses identifikasi selesai, status siaga udara dicabut dan bandara kembali beroperasi normal dalam waktu kurang dari satu jam. Pengerahan jet tempur ini merupakan bagian dari misi pertahanan udara NATO di kawasan Baltik, yang dilakukan di tengah meningkatnya kekhawatiran terkait potensi perluasan konflik dari Ukraina ke wilayah perbatasan negara-negara anggota aliansi tersebut.
Source : Detik
Photo : Detik



