Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengalokasikan anggaran sebesar Rp 90 miliar untuk membangun Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) di delapan ruas jalan utama. Langkah ini diambil guna mengatasi kesemrawutan kabel udara dengan memindahkannya ke sistem bawah tanah sepanjang 16,9 kilometer. Gubernur Pramono Anung menargetkan penataan seluruh jaringan kabel di Jakarta, yang mencapai 6.500 kilometer, dapat rampung dalam waktu lima tahun melalui kolaborasi dengan pihak swasta. Saat ini, prioritas diberikan pada kabel komunikasi, sementara kabel listrik masih memerlukan kajian teknis mendalam. Proyek di kawasan Tebet ditargetkan selesai pada Desember 2026, dengan penerapan rekayasa lalu lintas hasil koordinasi bersama Dinas Perhubungan. Upaya ini didukung oleh landasan hukum Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2025 untuk menciptakan tata kota yang lebih rapi dan teratur.
Source : Detik
Photo : Detik


