Wakil Ketua MPR RI, Eddy Soeparno, mendukung langkah pemerintah mengalihkan pasokan gas bumi dari Natuna dan Sumatra untuk kebutuhan domestik sejak 24 Oktober 2026. Kebijakan ini dinilai krusial untuk menjaga stabilitas ekonomi dan layanan publik di tengah ketidakpastian pasokan energi global akibat konflik geopolitik. Eddy menegaskan bahwa negara harus memprioritaskan kebutuhan dalam negeri agar sektor industri dan kelistrikan tidak terganggu oleh fluktuasi pasar internasional. Selain itu, ia menekankan pentingnya perencanaan matang dalam pemenuhan kebutuhan domestik tanpa mengabaikan kewajiban kontrak perdagangan internasional. Menurutnya, situasi ini menjadi momentum bagi Indonesia untuk memperkuat kemandirian energi melalui peningkatan kapasitas produksi, pembangunan infrastruktur, serta percepatan transisi ke energi terbarukan agar sistem energi nasional menjadi lebih tangguh terhadap guncangan eksternal di masa depan.
Source : Detik
Photo : Detik


