Manajemen LRT Jabodebek secara konsisten melakukan pemeriksaan dan perawatan prasarana jalur sepanjang 43 kilometer untuk memastikan operasional transportasi publik berjalan aman dan andal. Kegiatan pemeliharaan dilakukan sesuai prosedur teknis, baik secara harian maupun berkala, terutama pada jam operasional non-aktif antara pukul 00.00 hingga 04.00 WIB. Fokus pemeriksaan mencakup geometri rel, sistem penambat, drainase, hingga perangkat pendukung seperti sistem deteksi gempa (SDAS). Langkah preventif ini bertujuan untuk mendeteksi potensi kerusakan lebih dini dan menjaga kualitas layanan bagi pengguna harian. Menurut pihak LRT Jabodebek, keandalan infrastruktur merupakan elemen krusial dalam mendukung mobilitas masyarakat, sehingga seluruh komponen jalur harus dipelihara secara terencana sesuai dengan standar operasional yang berlaku.
Source : Antara News
Photo : Antara News


