Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa cadangan pangan nasional Indonesia berada dalam kondisi aman, berbeda dengan 33 negara lain yang tengah menginstruksikan warganya bersiap menghadapi situasi darurat. Di tengah ketidakpastian geopolitik dan potensi gangguan rantai pasok global, Indonesia mengandalkan produksi domestik serta cadangan beras pemerintah yang memadai. Data per Oktober 2024 menunjukkan ketersediaan beras nasional mencapai sekitar 25 juta ton, yang terdiri dari cadangan Bulog, tanaman siap panen, dan stok sektor komersial. Dengan kebutuhan bulanan sebesar 2,5 juta ton, pemerintah optimistis mampu menjaga kemandirian pangan tanpa bergantung pada impor. Langkah antisipasi yang dilakukan banyak negara, seperti Inggris dan Jepang, mencakup imbauan penyimpanan kebutuhan pokok selama tiga hari hingga satu minggu guna menghadapi risiko konflik, bencana, maupun gangguan infrastruktur digital.
Source : Antara News
Photo : Antara News


