Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono, menekankan bahwa kekuasaan politik bersifat sementara dan merupakan amanah rakyat yang memiliki batasan waktu. Pernyataan ini disampaikan dalam peringatan 25 tahun Partai Demokrat, di mana ia merujuk pada pengalaman partainya selama satu dekade pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono yang berjalan secara demokratis. Menanggapi hal tersebut, Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira menyatakan kesepakatannya. Andreas menegaskan bahwa prinsip demokrasi menempatkan kedaulatan di tangan rakyat, bukan individu. Ia juga memperingatkan bahaya absolutisme dengan merujuk pada sejarah Revolusi Prancis, di mana pemusatan kekuasaan memicu perlawanan rakyat. Kedua tokoh politik ini sepakat bahwa menjaga ruang demokrasi dan menghormati hak pilih masyarakat merupakan elemen krusial dalam sistem pemerintahan yang sehat.
Source : Detik
Photo : Detik


