Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, menyatakan bahwa masa respons proporsional terhadap Amerika Serikat telah usai. Pernyataan ini muncul setelah eskalasi konflik maritim di Selat Hormuz, di mana pasukan AS menyerang tiga kapal tanker minyak Iran yang diduga mendanai Korps Garda Revolusi Islam. Sebagai balasan, Teheran mengklaim telah menargetkan aset angkatan laut Amerika, termasuk kapal-kapal yang berafiliasi dengan Washington. Ketegangan ini terjadi di tengah upaya AS melumpuhkan ekonomi Iran melalui sanksi dan blokade pelabuhan. Ghalibaf menegaskan bahwa setiap agresi di masa depan akan dibalas dengan tindakan yang lebih cepat dan intensif. Sementara itu, Komando Pusat AS mengklaim telah melumpuhkan kapal tanker Iran dan berhasil menghindari serangan balik, meski Kementerian Luar Negeri Iran mengecam tindakan tersebut sebagai langkah ilegal dan agresif.
Source : Detik
Photo : Detik



