Pemerintah Provinsi Aceh mencatat total anggaran rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana tahun 2026 mencapai Rp25,65 triliun. Mayoritas dana tersebut, yakni Rp24 triliun atau 92 persen, dikelola langsung oleh 23 kementerian dan lembaga di tingkat pusat. Sementara itu, porsi pemerintah daerah hanya sebesar Rp1,6 triliun yang disalurkan melalui skema Transfer ke Daerah. Plt Sekda Aceh, Taufik, menekankan pentingnya koordinasi intensif untuk mempercepat realisasi anggaran, terutama karena masih terdapat Rp5,5 triliun dana yang belum teridentifikasi dalam Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) kementerian terkait. Pemerintah Aceh berharap proses verifikasi data dan penyelesaian administrasi dapat segera dituntaskan agar seluruh kegiatan pemulihan pascabencana hidrometeorologi dapat berjalan optimal dan tepat waktu di wilayah tersebut.
Source : CNN Indonesia
Photo : CNN Indonesia


