Lima puluh tahun setelah kematian Mao Zedong, warisan pendiri Republik Rakyat Tiongkok ini tetap menjadi elemen sentral dalam politik negara tersebut. Meskipun Tiongkok telah bertransformasi dari negara miskin menjadi kekuatan ekonomi global yang terintegrasi dengan kapitalisme, prinsip supremasi Partai Komunis Tiongkok (PKC) tetap bertahan. Para ahli mencatat bahwa di bawah kepemimpinan Xi Jinping, metode tata kelola yang menekankan kontrol ketat dan sentralisasi kekuasaan semakin menguat. Meskipun terdapat perbedaan gaya kepemimpinan antara Mao yang populis dan Xi yang birokratis, esensi dari sistem satu partai tetap dipertahankan. Pengamat menilai bahwa upaya Xi untuk memperkuat otoritasnya mencerminkan pemahaman pragmatis bahwa stabilitas rezim bergantung pada pemusatan kekuasaan yang absolut, memastikan bahwa warisan Mao tetap relevan dalam struktur pemerintahan Tiongkok modern.
Source : Detik
Photo : Detik


